Sepercik Asa
Kemarin........
Mendung
itu datang silih berganti dengan badai dan petir
Air
ditelaga kecil itu berkecamuk dengan emosi dan nafsu
Perahu-perahu yang mengambang diatasnya turut bergoncang tak
terkendali.
Kemudian......
Mendung
itu berjalan perlahan-lahan
Ada
seberkas cahaya kehidupan diantara badai dan petir
Air
ditelaga itu tampak lebih tenang dari kemarin
Berangsur-angsur semua terlihat kembali seperti semula
Dan......
Hari
ini.......
Mentari
telah datang dan menari-nari dibalik awan nya yang
putih
Mendung
itu telah sirna, badai itu telah berlalu
Selamat
datang mentari, sinari kehidupan dengan cahaya
keemasan
mu
Tetap lah
bersinar, jangan biarkan mendung itu datang lagi
Biarkan
semua menjadi tenang dan terkendali
Biarkan
perahu-perahu kecil itu berlayar kesamudra yang
lebih
luas dengan sejuta harapan dan masa depan yang lebih
cerah dan
pasti dari hari kemarin.....
Wenny
Noviara
